Descriptions:
Bikin ngakak netizen. Barisan krupuk rambak pendukung setia Anies, kembali beraksi. Mereka menuntut pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang diinisiasi Aliansi Rakyat Menggugat atau ARM, bersama kelompok Pengacara Jawara Bela Umat atau Pejabat, di kawasan Tugu Tani, Jakarta, berakhir pada Selasa, 13 Oktober 2026, sore. Massa aksi yang hanya segelintir itu, membubarkan diri dengan tertib.
Nggak ada kemacetan, nggak ada bentrok, apalagi gas air mata. Mereka cuma puluhan orang tua, nggak ada yang ngeladenin, mlempem sendiri. Kena angin, barisan ini mlempem sendiri dan balik dengan tertib. Mereka berjalan kaki menuju titik kumpul awal di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, dengan dikawal langsung oleh aparatur kepolisian. Di antara massa aksi, ada yang memakai seragam Sekolah Dasar.
Kocak banget ya, krupuk rambak pendukung setia Abah Anies. Berisik lalu mlempem sendiri.
Demo minta pemakzulan Gibran, jadi bahan olok-olokan, gagal total. Netizen pun ramai-ramai menyindir: muka yang minta Gibran mundur, ternyata barisan krupuk rambak pendukung Anies yang kalah telak. Mereka berisik, tapi melempem sendiri. Gibran tetap kokoh sebagai Wakil Presiden RI.
Menurut kalian, kenapa mereka ini selalu gagal total?
menjelek-jelekan keluarga Jokowi memuji anis setinggi langit, pengen anies jadi presiden, tapi tetap saja gagal total. Ada yang tahu ngak, kenapa mereka ini selalu gagal?
Komentar di bawah dan jangan lupa follow, untuk kabar berita dan opini publik paling berani lainnya.













