Prabowo Takbiran di Medan, Salat Idulfitri di Aceh Tamiang: Prabowo Pilih Rayakan Lebaran di Tanah Rencong

Di saat banyak pejabat memilih merayakan Idulfitri di kediaman atau bersama keluarga di kota besar, Presiden Prabowo Subianto memilih jalan yang berbeda. Jumat sore, ia bertolak meninggalkan Jakarta menuju Sumatra.

Bukan sekadar kunjungan kerja biasa, Presiden memutuskan untuk menghabiskan malam takbiran di Medan dan melaksanakan salat Idulfitri di Aceh. Apa makna di balik pilihan Presiden untuk merayakan hari kemenangan di Serambi Mekah ini?

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertolak menuju Medan, Provinsi Sumatra Utara, pada Jumat, 20 Maret 2026, untuk melaksanakan kunjungan kerja. Namun, yang membuat momen ini istimewa adalah agenda keagamaan yang menyertainya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa Presiden akan menghabiskan malam takbiran di Sumatra Utara dan Insyaallah melaksanakan salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada esok hari. Keberangkatan Presiden dan rombongan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB menuju Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan.

Keputusan Presiden Prabowo untuk melaksanakan salat Idulfitri di Aceh bukan tanpa alasan. Aceh dikenal sebagai wilayah dengan kekhasan budaya Islam yang kuat, sering disebut sebagai Serambi Mekah.

Dengan hadirnya Presiden di tengah masyarakat Aceh pada momen yang penuh berkah ini, diharapkan dapat mempererat ikatan persaudaraan antara pemerintah pusat dan daerah.

Selain melaksanakan salat Idulfitri, Presiden juga dijadwalkan untuk melakukan halalbihalal bersama warga setempat selepas salat, sebuah tradisi yang sangat kental dengan nilai silaturahmi.

Baca Juga:   Marc Marquez Bertemu Prabowo, Siap Balapan Perdana di Mandalika Usai Jadi Juara Dunia

Dalam perjalanan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Kehadiran Presiden di Aceh pada Hari Raya Idulfitri menjadi simbol kuat komitmennya untuk selalu hadir di tengah rakyat, mempererat persaudaraan, serta memperkuat semangat persatuan bangsa.

Sebuah momen Idulfitri yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna kebersamaan dan kepedulian terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Presiden memilih merayakan Lebaran bersama masyarakat Aceh. Menurutmu, bagaimana makna kehadiran Presiden di Aceh pada momen Idulfitri ini? Tulis pendapat dan ucapan selamat Lebaranmu di kolom komentar!

Sharing