Iran: Bangsa Persia Yang Sulit Di Kalahkan! Bahkan AS Dan Israel Keteteran

Iran: Bangsa Persia Yang Sulit Di Kalahkan! Bahkan AS Dan Israel Keteteran

Turn Off Light
Auto Next

Descriptions:

Amerika Serikat dan Israel, berharap perang akan segera berakhir setelah pemimpin Iran tewas. Namun kenyataannya berkata lain. Rakyat Iran, justru bangkit melawan dengan sengit.

Bukan hanya menyerang Israel, pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah pun, ikut menjadi sasaran. Apa yang membuat bangsa Persia ini, begitu sulit dikalahkan? Ternyata, ada strategi perang cerdas dan kecerdasan kolektif, yang menjadi senjata rahasia mereka.

Berbeda dengan Venezuela, yang tidak menunjukkan perlawanan berarti usai pemimpinnya ditangkap Amerika Serikat, Iran menunjukkan wajah yang berbeda.

Setelah Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-Israel, harapan rezim berganti dengan pemimpin yang diinginkan Amerika pun kandas. Rakyat Iran, justru memilih putra mendiang, Mojtaba Khamenei, sebagai pengganti. Perlawanan pun meluas.

Iran tidak hanya menyerang Israel, tetapi juga sejumlah pangkalan militer AS di kawasan. Peperangan, menurut Iran, hanya akan berhenti jika mereka menginginkannya.

Salah satu kunci perlawanan Iran, adalah strategi perang yang efisien. Iran mengerahkan drone berharga murah yang mampu menghancurkan fasilitas militer lawan. Sebaliknya, biaya perang Amerika Serikat dan Israel disebut teramat besar, mencapai miliaran dolar.

Para ahli menyebut, Iran menyasar instalasi bernilai tinggi seperti radar deteksi antibalistik jarak jauh, dan sistem rudal Patriot. Dengan strategi ini, Iran dinilai akan memenangkan pertempuran jika perang berlangsung lama.

Seorang perwakilan Iran, bahkan menyatakan bahwa setelah tiga kali negosiasi yang justru berujung serangan, mereka tak lagi ingin berbicara dengan Amerika.

Baca Juga:   Video: Imigrasi Malaysia Temukan Perkampungan Ilegal Di Ladang Sawit, 132 WNI Di Tahan

Keberhasilan Iran, menekan balik AS dan Israel, disebut tidak lepas dari kecerdasan bangsa Persia. Lembaga riset IQ dunia, menempatkan Iran di peringkat keempat negara dengan IQ tertinggi di dunia, setelah Korea Selatan, China, dan Jepang.

Presiden Donald Trump sempat menyebut, perang dengan Iran akan segera berakhir dan terus mengklaim kemenangan. Namun faktanya, perlawanan Iran justru semakin intens. Bangsa Persia, membuktikan bahwa mereka adalah lawan yang sulit untuk ditaklukkan.

Analisis mendalam tentang strategi perang Iran ini, patut disimak dan di renungkan. Menurutmu, apakah strategi perang efisien Iran ini, akan mengubah peta kekuatan di Timur Tengah? Tulis analisamu di kolom komentar. Jangan lupa follow, agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya.