Descriptions:
Masih dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Walisongo di Sragen, dan Pondok Pesantren Az-Zayadiyy di Surakarta. Kedatangannya disambut hangat oleh para pengurus, santri, dan masyarakat sekitar.
Di Ponpes Walisongo, Wapres yang turut didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas, bersilaturahmi khusus dengan Pengasuh Ponpes, Kiyai Haji Ma’ruf Islamuddin. Tak lupa, ia juga membagikan bingkisan alat tulis untuk para santri, sebagai bentuk perhatian di momen Lebaran ini.
Wakil Pengasuh Ponpes Walisongo, Muhammad Bahrul Mustawa, mengungkapkan bahwa pertemuan berlangsung penuh kehangatan. ‘Abah lebih banyak mendoakan Mas Gibran, Pak Gibran, Pak Prabowo, dan seluruh jajaran agar dapat menjalankan amanah dengan jujur,’ ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis, pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren, hingga rencana pengadaan rumah haji.
Yang menarik, Gibran juga mendorong pesantren untuk mulai mengintegrasikan pelatihan kecerdasan buatan dan robotika, dalam kegiatan pendidikan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo tentang pengembangan talenta digital.
Usai dari Walisongo, Wapres kemudian melanjutkan perjalanan ke Ponpes Az-Zayadiyy Surakarta. Di sana, ia disambut oleh Ketua Ponpes, Rakha, serta Pengasuh Kiyai Haji Abdul Karim atau Gus Karim. Pembahasan yang diangkat pun tak jauh berbeda, menekankan pentingnya sinergi antara pesantren dan program-program pembangunan nasional.
Silaturahmi yang hangat ini, menjadi simbol bahwa pemerintah hadir tidak hanya di pusat kota, tetapi juga di tengah komunitas pesantren, yang menjadi pilar penting dalam membangun karakter bangsa.
Silaturahmi Wapres Gibran dengan para santri di momen Lebaran ini, sungguh hangat. Menurutmu, bagaimana peluang pesantren untuk mulai mengembangkan AI dan robotika di masa depan? Tulis pendapatmu di kolom komentar. Jangan lupa follow, agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya.













