5 cara mengobati lele mengambang, ikan lele mengantung

5 cara mengobati lele mengambang, ikan lele mengantung – Hai sahabat sipjos.com semua. Kali ini kami akan berbagi informasi seputar peternakan ikan khususnya budidaya lele tentang 5 cara mengobati ikan lele mengambang atau cara mengobati ikan lele mengantung di permukaan air.

Tapi sebelumnya, bagi yang baru menemukan kami, baik itu melalui video youtube, maupun ketika sobat sedang berblog walking dan kebetulan singah di halaman website kami, silahkan subscribe agar tidak ketinggalan informasi menarik lainya.

Bailkah!. Langsung saja mari kita kembali ketopik pembahasan tentang 5 cara mengobati lele mengambang atau cara mengobati lele mengantung di permukaan air. Silahkan di simak sampai habis.

5 cara mengobati ikan lele mengambang atau cara mengobati lele mengantung

Bagi peternak lele, menjaga kesehatan lele adalah kunci sukses dalah usaha budidaya lele. Perlu diketahui bahwa tak jarang dalam usaha pembenihan ikan lele dijumpai bebearapa penyakit seperti kumis keriting, bintik putih, jamur dibelakang insang dan perut kembung.

Dalam usaha budidaya ikan lele sering pula dijumpai beberapa penyakit seperti ikan yang menggatung, lihat gambar dibawah. Ini adalah indikasi bahwa ikan tersebut dalam kondisi sakit.

Nah kejadian Ikan lele mengambang ini biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti pH terlalu tinggi, Amonia, kekurangan Oksigen (DO) dll.

Apabila ikan yang kekurangan salah satu unsur diatas, ikan pasti berperilaku aneh tidak seperti biasanya. hal inilah yang menggagu metabolisme lele sehingga membuatnya lemah dan mengambang kepermukaan air terutama di pinggir dan pojokan kolam.

Keadaan tersebut bila tidak segera ditangani akan menyebabkan kematian masal.Tiga Faktor Penyebab Ikan Mengambang yaitu amonia, pH dan DO. Berikut penjelasannya :

A. Faktor Amonia

Amonia adalah sisa makanan dan kotoran ikan akan terurai antara lain menjadi nitrogen dalam bentuk amoniak. N-amoniak terlarut dalam air, sehingga tidak dapat diuraikan ke udara melalui aerasi.

N-amoniak akan mengurangi daya ikat butir darah merah terhadap oksigen, sehingga pertumbuhan ikan terhambat.Amonia sangat beracun bagi ikan.

Baca Juga:   Tanam kangkung sekaligus budidaya lele, Pertanian Aquaponik

Lalu apa penyebab kadar amonia tinggi? Amonia bisa diakibatkan oleh beberapa faktor :

  1. kotoran ikan yang mengendap dikolam
  2. sisa pakan yang ada dikolam
  3. pembusukan zat organik dikolam

Lalu bagaimana mengatasi tingginya Amonia?. Berikut 4 cara untuk mengatasi kadar amonia tinggi :

1. Mengganti air kolam secara berkala.

Penggantian air ini bertujuan untuk membuang sisa pakan dan kotoran yang mengendap didasr kolam

2. Menambahkan bakteri baik ke dalam air.

Bakteri akan membantu mengubah amonia menjadi komponen
nitrogen yang relatif jinak.

3. Menurunkan pH air kolam.

Amonia muncul dalam bentuk tidak diionisasi sebagai NH3 atau diionisasi sebagai amonium (NH4+). Amonia yang tidak diionisasi (NH3) merupakan wujud yang beracun bagi ikan, dan secara umum berada pada konsentrasi tertingginya ketika pH air bersifat basa
(memiliki nilai tinggi pada skala pH)

4. Cobalah menambahkan aerasi

NH3, wujud amonia yang beracun, merupakan larutan gas yang menyerap air. Dengan meningkatkan aerasi air akuarium, mungkin dapat membantu menyebarkan gas amonia keluar dari air ke udara

B. pH

pH merupakan istilah dari derajat keasaman. Keasaman (pH) yang rendah berakibat buruk pada spesies kultur dan menyebabkan ikan stress, mudah terserang penyakit, produktivitas dan pertumbuhan rendah.

Selain itu keasaman (pH) memegang peranan penting dalam bidang perikanan karena berhubungan dengan kemampuan untuk tumbuh. Ikan lele dapat hidup pada kisaran pH 4 dan diatas pH 11 akan mati.

Nilai pH yang baik untuk lele berkisar antara 6,5-8,5. Tinggi rendahnya suatu pH dalam kolam ikan lele salah satunya dipengaruhi oleh jumlah kotoran dalam lingkungan perairan khususnya sisa pakan dan hasil metabolisme.

Lalu bagaimana cara menurunkan pH ? Berikut 4 cara menurunkan pH dalam kolam ikan :

1. Mencampurkan air kolam dengan air baru

Bagi pembudidaya ikan, ada cara paling mudah untuk anda lakukan, yaitu dengan mencampurkan air kolam yang bermasalah dengan air RO yang mempunyai nilai pH sedikit atau di bawah netral.

Baca Juga:   Tegak berdiri mampu main berkali-kali

Caranya anda bisa mengurangi jumlah air yang ada di kolam kemudian menambahkan air baru. Tinggal tunggu hasilnya pasti pH menurun walaupun tidak banyak.

2. Penurun pH (pH down)

Jika anda tidak mau repot tentu saja anda tinggal membeli pH down yang ada di toko, karena ini sangat-sangat praktis untuk anda lakukan.

3. Dengan HNO3 Asam Nitrat

Selain cara di atas anda juga bisa menggunakan HNO3 (asam nitrat) untuk menurunkan nilai pH larutan, anda bisa membelinya di toko kimia, karena pada toko kimia biasanya ada, untuk harganya sekitar 15 – 20 rb / ltr.

untuk cara pemakaian cairan ini anda harus super hati-hati, karena bahan ini masih dalam kondisi sangat pekat, ketika anda mau menggunakannya wajib menggunakan sarung tangan plastik.

Sebelum untuk menurunkan nilai pH, sebaiknya larutan HNO3 harus dibuat larutan yang tidak terlalu pekat dan tentu saja agar larutan HNO3 menjadi lebih mudah dan aman ketika digunakan

Cara menurunkan pH air yang lainnya secara alami adalah dengan memberikan daun dan batang pepaya pada larutan, cara ini sangat sering digunakan oleh para pembudidaya ikan, khususnya budidaya ikan lele.

Cara yang bisa anda lakukan adalah dengan memberikan beberapa lembar daun atau batang pepaya, tentunya anda harus memotongnya terlebih dahulu yang lebih kecil, anda bisa mencobanya, karena cara ini bisa kembali menetralkan ph air kolam lele.

Sebenarnya ada alternatif yang lain selain penggunaan daun atau batang pohon pepaya, bahan yang bisa anda gunakan adalah bonggol pisang, akan tetapi kalau anda terlalu banyak memberikan bonggol pisang maka getah pisang bisa mnaikan pH air kolam secara cepat jadi penggunaan pepaya relatif lebih aman

C. Oksigen Terlarut

Ada yang berpendapat bahwa ikan lele dapat hidup pada perairan yang kandungan oksigennya rendah, memang benar karena ikan lele memiliki alat pernafasan tambahan berupa arborescen organ.

Tapi dari pengalaman saya, kita tidak bisa mengandalkan organ tambahan tersebut. Organ tersebut tidak banyak membantu apabila kepadatan ikan dalam kolam sangat tinggi. Apabila oksigen terlarut benar-benar rendah kematian masal pasti akan terjadi.

Baca Juga:   Cara ternak entok agar cepat bertelur dan besar

Tapi dalam bisnis ini kita juga harus memperhatikan prokdutifitas kolam, jumlah ikan atau kepadatan dalam kolam harus maksimal untuk memperoleh keuntungan yang maksimal pula.

Lalu bagaimana cara meningkatkan kadar DO dalam kolam Ikan ?

Bagimana caranya untuk meningkatkan DO? berbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan DO, termasuk membuat aerasi melalui mesin aerator di kolam dan chamber filter, membuat system venturi di saluran akhir sirkulasi, membuat air terjun atau system bakki shower.

Intinya adalah bagaimana menciptakan sebanyak mungkin kontak antara permukaan air dengan udara. Ini juga yang menjelaskan kenapa sistem aerasi dengan butir udara yang lebih kecil lebih bagus dibanding dengan butir udara yang lebih besar.

Juga menjelaskan kenapa tingkat saturasi udara akan lebih tinggi di permukaan air dibanding dengan dasar kolam. Semakin dalam kolam, makan tingkat saturasi udara akan semakin kecil, untuk itu untuk kolam koi dengan dedalam lebih dari 1 meter harus memiliki mesin aerator yang bagus dan kuat.

Untuk mengurangi temperatur, dapat dilakukan dengan menutrup sebagian permukaan kolam memakai paranet atau sejenisnya. Populasi ikan berlebih juga akan menajadi salah satu penyebab rendahnya kadar DO lama air.

Ikan Lele yang mengambang di permukaan air mengindikasikan ikan tersebut dalam kondisi sakit. Ikan lele yang sakit memiliki beberapa ciri-ciri :

  1. Ikan menggantung Ikan menggantung dipermukaan air dan tidak bergerak.
  2. Ada bercak putih di belakang insang
  3. Nafsu makan berkurang
  4. Bau amis pada air kolam

Cara mencegah lele menggantung

  1. Jadwal penggantian air tepat waktu
  2. Jumlah air yang diganti konsisten
  3. Cara memberi makan
  4. Jumlah pakan yang diberikan tidak berlebih
  5. Menjaga suhu tetap normal

Demikian tadi, sekilas informasi seputar budidaya ikan tentang 5 cara mengobati lele mengambang atau cara mengobati lele mengantung di permukaan air. Semoga bermanfaat.

Reviews

0 %

User Score

0 ratings
Rate This

Sharing