3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dinaikkan Pangkat, Keluarga Terima Santunan Rp 1,8 M

Duka menyelimuti bangsa Indonesia. Tiga putra terbaik bangsa gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia di tanah Lebanon. Mereka adalah pahlawan yang mengemban misi kemanusiaan di tengah konflik yang memanas.

Di saat dunia dilanda perang, mereka justru menjadi tameng perdamaian. Atas pengorbanan yang tak ternilai, negara pun memberikan penghormatan tertinggi. Kenaikan pangkat anumerta, medali kehormatan, serta santunan miliaran rupiah untuk keluarga yang ditinggalkan. Inilah kisah tiga pahlawan bangsa.

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dinaikkan Pangkatnya, Keluarga Dapat Santunan Rp 1,8 M

Duka mendalam menyelimuti seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia. Tiga prajurit TNI gugur dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL. Mereka adalah Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Ketiganya gugur dalam dua insiden terpisah yang terjadi pada akhir Maret 2026, di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon selatan. Presiden Prabowo Subianto pun menyampaikan duka cita yang mendalam, memberi penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan para pahlawan bangsa ini.

Insiden pertama terjadi pada Minggu, 29 Maret. Praka Farizal Rhomadhon gugur usai proyektil meledak di dekat posisi pasukan perdamaian di dekat Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan. Keesokan harinya, Senin, 30 Maret, duka kembali datang.

Sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Dua prajurit TNI gugur dalam insiden tersebut, yaitu Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan. Dua prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Baca Juga:   Pengertian Gurindam Dan Karmina

Atas gugurnya ketiga pahlawan ini, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto memastikan seluruh hak dan penghormatan tertinggi akan diberikan. Negara tidak tinggal diam.

Ketiga prajurit akan mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta atau KPLB OMSPA. Selain itu, mereka juga akan dianugerahi Medali Dag Hammarskjöld, penghargaan tertinggi PBB bagi pasukan perdamaian yang gugur dalam tugas.

Tak hanya penghormatan berupa kenaikan pangkat dan medali, negara juga memastikan kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan. Ketiga keluarga prajurit akan menerima santunan tunai dengan total nominal yang sangat besar. Keluarga Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar akan menerima santunan sebesar Rp1,89 miliar.

Keluarga Sertu Muhammad Nur Ikhwan menerima Rp1,84 miliar. Dan keluarga Praka Farizal Rhomadhon menerima Rp1,85 miliar. Total santunan tunai yang diterima mencapai hampir Rp5,6 miliar untuk ketiga keluarga.

Namun tidak hanya itu. Hak-hak lain juga akan diberikan kepada para ahli waris. Mereka akan mendapatkan gaji terusan selama 12 bulan penuh, yang terdiri dari gaji pokok, uang lauk pauk, dan tunjangan jabatan.

Setelah masa gaji terusan berakhir, pensiun janda akan diberikan secara berkelanjutan. Selain itu, terdapat pula beasiswa untuk dua anak dari masing-masing prajurit, santunan kematian dari PBB, dana watzah, TWP AD, personal accident, hingga santunan dari perbankan.

Presiden Prabowo Subianto, dalam unggahan instastory di akun Instagram pribadinya, menyampaikan belasungkawa yang mendalam. “Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya para pahlawan saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” tulis Prabowo.

Baca Juga:   Misteri Ribuan Roket Hamas yang Menghujani Israel

Ia menegaskan bahwa pengabdian para prajurit ini adalah bentuk dedikasi dan keberanian dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.

Tiga pahlawan bangsa ini telah gugur. Mereka meninggalkan keluarga, anak, dan istri yang kini harus melanjutkan hidup tanpa kehadiran sosok pemimpin keluarga. Namun, pengorbanan mereka tidak akan pernah dilupakan.

Kenaikan pangkat anumerta, medali kehormatan, dan santunan yang diberikan negara adalah bukti bahwa bangsa ini menghormati dan berterima kasih atas jasa para pahlawan yang telah gugur demi perdamaian dunia. Selamat jalan, para pahlawan bangsa. Semoga amal ibadah kalian diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Sharing