Dedi Mulyadi Kaya Raya dari YouTube! Dedi Mulyadi Raup Rp60 Miliar Setahun Hanya dari Ngonten

Siapa sangka, rajin ‘ngonten’ di YouTube bisa bikin kantong tebal hingga puluhan miliar rupiah. Itulah yang dialami Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Bukan dari gaji kepala daerah, tapi dari hasil monetisasi dua kanal YouTube-nya! Dengan total subscribers mendekati 11 juta dan views lebih dari 3,3 miliar, pendapatannya disebut-sebut menembus Rp60 miliar per tahun. Seperti apa rinciannya? Simak selengkapnya.

Hanya karena Rajin ‘Ngonten’ di YouTube, Gubenur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bisa dapat Penghasilan Lebih dari Rp60 Miliar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM, kini menjadi fenomena tersendiri. Di sela-sela kesibukannya memimpin provinsi terbesar di Indonesia, ia dikenal sangat aktif sebagai konten kreator.

Melalui kanal YouTube pribadinya, ‘Kang Dedi Mulyadi Channel’, ia rutin mengunggah aktivitasnya mulai dari turun ke desa, mendengar keluhan warga, hingga memberikan bantuan langsung. Hasilnya? Jumlah subscribers-nya mencapai angka fantastis, yaitu 8,94 juta pelanggan per 21 April 2026.

Mengutip data dari Social Blade, pendapatan dari kanal ‘Kang Dedi Mulyadi Channel’ saja diperkirakan mencapai 16 ribu hingga 260 ribu dolar AS per bulan, atau setara Rp274 juta hingga Rp4,45 miliar.

Jika dikalkulasi per tahun, angkanya bisa mencapai 223 ribu hingga 3,6 juta dolar AS, atau sekitar Rp3,84 miliar hingga Rp61 miliar. Tapi KDM tidak berhenti di satu kanal. Ia juga mengelola kanal ‘Lembur Pakuan’ dengan 1,78 juta subscribers, yang menyumbang tambahan pendapatan hingga Rp11 miliar per tahun.

Baca Juga:   Kisah Anak Manusia Yang Dibesarkan Malaikat: Pembuat Patung Berhala Sapi

Jika kedua kanal YouTube tersebut digabungkan, total pendapatan tertinggi yang bisa diraih Dedi Mulyadi mencapai sekitar Rp72 miliar per tahun, atau lebih dari Rp5 miliar per bulan.

Angka ini bahkan belum termasuk monetisasi dari media sosial lainnya seperti Facebook, Instagram, hingga TikTok yang juga menjadi platform distribusi konten KDM.

Fenomena ini menunjukkan bahwa seorang pejabat publik pun bisa memanfaatkan platform digital secara maksimal, tidak hanya untuk mendekatkan diri dengan rakyat, tetapi juga untuk menghasilkan pendapatan yang luar biasa besar.

Menurut kalian, wajar atau tidak seorang gubernur dapat penghasilan puluhan miliar dari YouTube? Tulis pendapatmu! Jangan lupa follow, agar tidak ketinggalan update berita lainnya.

Sharing