Ambisi Prabowo Ciptakan Mobil Nasional Sendiri: Prabowo Panggil Ahli dan Profesor

SIPJOS.COM – Indonesia selama ini dikenal sebagai pasar raksasa otomotif. Tapi Presiden Prabowo Subianto ingin mengubah itu. Targetnya ambisius: Indonesia harus punya MOBIL NASIONAL sendiri. Bukan sekadar merakit, tapi bikin dari nol! Untuk mewujudkannya, Prabowo telah memanggil para profesor dan pakar teknologi terbaik tanah air. Danantara siap membiayai. Apakah mimpi ini akan segera terwujud? Simak pernyataan tegas Presiden dalam rapat paripurna DPR.

Prabowo Panggil Profesor dan Ahli, Tegaskan Ambisi Indonesia Bikin Mobil Nasional Sendiri

Pemirsa, Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan visi besar yang mengguncang dunia otomotif nasional. Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, pada (20/5), Prabowo dengan tegas menyatakan ambisinya agar Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pasar bagi negara lain. Ia ingin Indonesia mampu memproduksi mobil dan motor nasional sendiri.

“Kita harus industrialisasi, kita harus bikin mobil kita sendiri, kita harus bikin motor kita sendiri,” ujar Prabowo di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Menurutnya, selama ini Indonesia terlalu lama menjadi konsumen produk asing.

Sudah saatnya bangsa ini naik kelas dari sekadar perakitan atau assembling, menuju tahap manufaktur penuh berskala domestik. Ini bukan sekadar wacana, melainkan arahan langsung dari kepala negara.

Untuk mewujudkan ambisi besar tersebut, Prabowo tidak setengah-setengah. Ia mengaku telah mulai mengonsolidasikan kekuatan akademis dan praktisi teknologi dari berbagai institusi papan atas di dalam negeri. Para profesor dan pakar otomotif tanah air dipanggil untuk mengabdikan ilmunya bagi bangsa.

Baca Juga:   Mantra Ilmu Terbang Jawa Kuno Aji Bayu Bajra

“Saya sudah kumpulkan profesor-profesor kita, pakar-pakar kita. Saya katakan, pengabdianmu untuk bangsa, wujudkan hari ini,” tutur Prabowo dengan nada penuh semangat.

Sinergi ini diharapkan mampu menjembatani celah riset dan pengembangan yang selama ini menjadi tantangan terbesar industri otomotif lokal. Dengan keterlibatan para ahli, diharapkan mobil nasional tidak hanya lahir, tetapi juga kompetitif di pasar global.

Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan bekerja sendiri. Badan Pengelola Investasi Danantara akan mempercepat pembiayaan pembangunan, khususnya investasi dan modal kerja untuk percepatan industrialisasi.

Visi besar ini menjadi sinyalemen serius bahwa arah kebijakan ekonomi ke depan akan bertumpu pada hilirisasi manufaktur yang komprehensif.

Sektor otomotif dipilih sebagai salah satu pilar utama karena memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian. Mulai dari industri komponen, baja, karet, hingga baterai untuk kendaraan listrik.

Dengan sokongan finansial yang terarah dan riset dari para profesor, Prabowo optimis mimpi memiliki mobil nasional bisa terwujud. “Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain,” tegasnya. Kini publik menanti wujud nyata dari ambisi besar ini.

Sharing