Kitab Henokh Kitab Kebenaran, Atau Justru Sesat?

Turn Off Light
Auto Next

Reviews

0 %

User Score

0 ratings
Rate This

Descriptions:

Kitab Henokh Kitab Kebenaran, Atau Justru Sesat? – Di dunia ini ada beberapa kitab terlarang yang bahkan namanya saja terdengar asing. Kitab-kitab ini memuat informasi yang tentunya tidak banyak orang yang tahu, dan isinya sangat mengguncangkan dan membuka pikiran kita yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Ada sisi yang menarik jika kita membahasnya, tetapi kali ini saya akan membahas salah satu kitab yang agak sensitif.

Kitab ini tidak termasuk dalam kitab kanonik atau Alkitab resmi, dan isinya benar-benar membuka pandangan yang sebelumnya tidak pernah ada. Salah satu buku paling misterius di dunia, kitab yang kontroversial. Sebelum masuk ke pembahasan, saya ingin memberikan disclaimer terlebih dahulu karena kitab ini berkaitan erat dengan agama Abraham, yaitu Yahudi, Islam, dan Kristen.

Kitab ini dianggap menyesatkan, dan alasannya akan saya jelaskan nanti. Intinya, seperti yang selalu saya katakan, seraplah yang baik dan buang yang buruk. Informasi yang tidak positif, menurut pendapat kalian, bisa dilewati saja. Silakan menonton dengan pikiran terbuka akan berbagai informasi dan pengetahuan yang disajikan.

Oke, mari kita bahas. Book of Enough atau Kitab Henok adalah tulisan religius kuno yang dipercayai ditulis langsung oleh Henok, keturunan ketujuh dari Adam, manusia pertama yang dibentuk oleh Tuhan. Henok hidup sebelum zaman Nuh.

Henok adalah kakek dari Nuh, hal ini secara langsung disebutkan dalam fragmen Nuh, tepatnya di Kitab Henok 60:8, yang mengatakan, “Di sebelah timur taman, di mana orang-orang pilihan dan orang-orang kudus akan berdiam, di sinilah kakekmu, yang diangkat olehku, Henok, keturunan ketujuh dari Adam, manusia pertama yang dibentuk oleh Tuhan.”

Baca Juga:   Terjemahan Kitab Jurumiyah (Ilmu Nahwu) Bahasa Indonesia

Tidak hanya itu, hal ini juga disebutkan dalam Kitab Perjanjian Baru, tepatnya di Yudas 1:14, yang menyatakan, “Henok, keturunan ketujuh dari Adam, juga bernubuat tentang mereka: Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya.”

Dari sini kita tahu bahwa Henok adalah keturunan ketujuh dari Adam dan kakek dari Nuh. Yang membuat kisah Henok menarik adalah karena dia merupakan manusia pilihan Allah yang pertama kali diberi kemampuan membaca dan menulis. Jadi, jika Anda penasaran, manusia pertama yang mengetahui cara membaca dan menulis adalah Henok.

Selain itu, Henok juga diberi banyak penglihatan dan nubuat dari Tuhan, dan semua nubuat itu ditulis dalam Kitab Henok ini. Oleh karena itu, dia dianggap sebagai nabi yang dijuluki oleh Tuhan sebagai “juru tulis kebenaran.”

Hal ini tercatat dalam Henok 15:1, yang berbunyi, “Demikianlah catatan kebenaran dan keadilan, yang ditulis Henok bagi mereka yang hidup dalam waktu kesukaran, dari semua ketur ** Tentang kitab Henok, terdapat beberapa kontroversi terkait isinya. Salah satu kontroversi terdapat pada bagian pertama kitab yang menjelaskan secara rinci tentang “para Wachter” atau malaikat jatuh yang berdosa dan melanggar perintah Tuhan dengan turun ke bumi dan berhubungan seksual dengan anak perempuan manusia.

Hal ini tertulis dalam Henok 6 ayat 1-2. Ayat ini menjadi kontroversial karena tidak sesuai dengan penggambaran malaikat sebagai makhluk ilahi yang suci. Oleh karena itu, kitab ini dianggap sesat.

Baca Juga:   9 Siluman asli Indonesia

Alasan kedua mengapa kitab ini dimusnahkan adalah karena Henok banyak menulis kata-kata yang negatif tentang para penguasa bumi dan raja-raja yang fasik.