Mengenal Jenis ikan yang tidur dan ikan yang tidak tidur

Mengenal Jenis ikan yang tidur dan ikan yang tidak tidur – Apakah ikan tidur? Mungkin pertanyaan ini sering diajukan dan membuat penasaran, karena ikan tidak pernah memejamkan matanya. Mata ikan berbeda dengan hewan lain, misalnya mamalia atau burung yang saat tidur akan menutup matanya seperti manusia.

Pada saat tidur, aktivitas otak mamalia dan burung juga berkurang. Sedangkan pada ikan, organ matanya tidak memiliki kelopak maupun neokorteks, sehingga sulit mendeteksi apakah ikan tidur atau tidak.

Ikan yang terus menggerakkan insangnya untuk bernafas diduga tidak pernah tidur. Akan tetapi, pada jenis ikan tertentu membutuhkan waktu tidur.

Kondisi ini bisa dilihat dari tidak adanya respon atau gerakan dari ikan pada waktu tertentu.

Contohnya adalah ikan hogfish dan wrasse yang bisa diangkat menggunakan tangan ke permukaan air tanpa respon apa pun saat ikan ini tidur.

Beberapa jenis ikan memiliki pola tidur yang tetap, namun pola tidur ini dapat berubah, misalnya saat ikan melakukan migrasi, masa bertelur, atau mengasuh anakan.

Ikan Diurnal dan Nokturnal

Berdasarkan waktunya, keaktifan ikan dapat dibagi menjadi 2, yaitu ikan diurnal dan nokturnal. Ikan diurnal adalah jenis ikan yang melakukan berbagai kegiatan secara aktif di siang hari.

Ikan diurnal lebih peka terhadap cahaya terang, sehingga lebih menyukai beraktivitas saat terang.

Sementara itu, ikan yang lebih aktif di malam hari disebut ikan nokturnal. Jenis ikan ini lebih sensitif terhadap cahaya gelap, sehingga lebih nyaman melakukan berbagai hal di malam hari.

Baca Juga:   Tanam kangkung sekaligus budidaya lele, Pertanian Aquaponik

Contoh Ikan Diurnal

Ikan diurnal dapat ditemukan di berbagai jenis perairan, meliputi air tawar, payau, maupun laut. Berikut ini adalah beberapa contoh ikan diurnal, antara lain:

1. Ikan Mas

Ikan mas merupakan ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Ikan ini bisa dijadikan ikan konsumsi maupun ikan hias peliharaan.

Ikan mas adalah jenis ikan diurnal karena sebagian besar kegiatannya dilakukan pada siang hari saat cahaya terang.

2. Ikan Nila

Ikan nila pertama kali diperkenalkan dari benua Afrika, tepatnya Afrika bagian timur. Nila adalah ikan air tawar.

Sejak tahun 1969, ikan nila mulai populer dipelihara di kolam air tawar di Indonesia.
Nila juga termasuk jenis ikan yang sangat aktif di siang hari.

Reviews

0 %

User Score

0 ratings
Rate This

Sharing