
Siapa Lebih Gahar? Prabowo di Pelukan AS vs Jokowi di Pelukan Iran
SIPJOS.COM – Siapa Lebih Gahar? Prabowo di Pelukan AS vs Jokowi di Pelukan Khamenei | Katanya mantan jendral, katanya tegas, katanya kuat. Tapi kok poster malah jadi kacong Amerika? Sementara yang dulu diremehkan, malah pernah disambut hangat oleh musuh bebuyutan AS. Ada apa dengan pemimpin kita sekarang?
Sadarkah kalian? Pemimpin Indonesia yang katanya mantan Jendral, posternya malah jadi hiasan di Tel Aviv. Siapa lagi kalau bukan Prabowo Subianto.
Sebuah baliho besar berlogo Abraham Shield di Tel Aviv, Israel, kini viral di media sosial. Baliho itu menampilkan foto Presiden Indonesia Prabowo Subianto, berdiri berdampingan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Uni Emirat Arab, Raja Yordania, Putra Mahkota Arab Saudi, Presiden Mesir, dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Tak ketinggalan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump ada di tengah-tengah mereka.
Sebuah pemandangan yang mungkin membanggakan sebagian orang. Tapi tunggu dulu… peristiwa ini membawa ingatan kita kembali ke sembilan tahun silam. Tepatnya Desember 2016.
Kala itu, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, melakukan kunjungan kenegaraan ke Iran. Bukan ke Israel, bukan ke Amerika. Tapi ke Iran, negara yang menjadi musuh bebuyutan AS dan Israel. Di sana, Jokowi menggelar pertemuan dengan para petinggi Iran.
Dan yang paling bersejarah, Jokowi diterima dalam pertemuan terbatas dan tertutup dengan Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang saat itu memegang kendali penuh. Pertemuan itu membahas kerja sama ekonomi dan isu global. Tak ada yang menyangka, itu akan menjadi momen terakhir seorang pemimpin Indonesia bertemu langsung dengan simbol perlawanan dunia.
Sekarang, pemimpin kita malah terpampang mesra di papan reklame Tel Aviv. Katanya mantan jendral, katanya kuat. Tapi auran siapa yang lebih gahar? Jokowi yang diremehkan, atau Prabowo yang sekarang jadi kacong Amerika?
Nyesel pilih Prabowo? Atau bangga jadi bagian dari Abraham Accord? Terserah kalian. Tapi sejarah mencatat, siapa yang benar-benar disegani tanpa harus jadi pajangan di negeri orang. Gimana menurut kalian? Lebih bangga sama yang mana? Komen di bawah!













