Kisah Haru di Pati: Sawinah Akhirnya Bisa Tersenyum Berkat Program Prabowo, Kini Anaknya Bisa Sekolah Gratis

Dinding rumahnya bertuliskan ‘Keluarga Pra Sejahtera Penerima Bansos’. Sawinah, seorang ibu dari Pati, berjuang sendirian membesarkan dua anak dengan penghasilan tak sampai Rp100 ribu per hari. Anak semata wayangnya, Bayu, bahkan sempat berhenti sekolah karena tak punya ongkos. Namun kini, semuanya berubah. Sebuah program bernama Sekolah Rakyat hadir mengubah mimpi buruk menjadi harapan. Bagaimana kisah lengkapnya? Simak selengkapnya.”

Program Prabowo Sekolah Rakyat Jadi Titik Balik Kehidupan Keluarga di Pati, Kini Anaknya Bisa Sekolah Gratis

Di balik rumah beratap seng gelombang di Desa Poh Gading, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, hiduplah Sawinah, seorang ibu berusia 48 tahun. Suaminya pergi merantau bertahun-tahun lalu dan tak pernah kembali. Sejak saat itu, Sawinah menjadi tulang punggung keluarga. Dengan penghasilan sebagai pedagang, rata-rata hanya Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per hari, ia berjuang mencukupi kebutuhan dua anaknya.

Namun keterbatasan ekonomi membuat anaknya, Bayu Laksono, terpaksa berhenti sekolah setelah hanya sebulan di bangku SMP. Bayu kerap menangis karena tak punya ongkos dan tak ada yang mengantar. Hati Sawinah pun hancur melihat putranya kehilangan masa depan.

Hingga suatu hari, Sawinah mendapat informasi tentang Program Sekolah Rakyat, gagasan Presiden Prabowo Subianto, melalui ponselnya. Ia aktif bertanya kepada tetangga, guru, hingga kepala desa. Hasilnya, Bayu kini bersekolah di SRMP 12 Pati.

Baca Juga:   Roy Suryo CS Tidak Bisa Mengelak Rektor UGM Jamin Keaslian Ijazah Jokowi Lulusan November 1985

Tidak dipungut biaya sepeser pun. Ia mendapat tas, buku, seragam, sepatu, semua perlengkapan sekolah gratis. Bayu juga tinggal di asrama sehingga tak perlu pusing soal ongkos.

Sawinah pun lega. Ia bahkan bisa menyisihkan uang untuk menabung demi menjenguk Bayu dua kali sebulan. Yang lebih membahagiakan, Bayu kini berubah. “Dia tambah pintar, tambah mandiri, sopan santunnya sudah berbeda,” kata Sawinah penuh haru.

Sawinah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo. Ia berharap adik Bayu kelak juga bisa masuk Sekolah Rakyat. “Semoga Pak Prabowo sehat selalu, banyak rezeki, dan panjang umur,” pungkasnya.

Program Sekolah Rakyat terbukti tak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi benar-benar menjadi titik balik kehidupan keluarga miskin di Pati.

Sharing