Dukung Hisbullah, Ribuan Rakyat Lebanon Turun Kejalan Kecam PM Lebanon Yang Tunduk Ke Israel

Dukung Hisbullah, Ribuan Rakyat Lebanon Turun Kejalan Kecam PM Lebanon Yang Tunduk Ke Israel

Turn Off Light
Auto Next

Descriptions:

Ratusan pengunjuk rasa, menggelar aksi protes di depan kantor Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam. Massa mengecam rencana pemerintah, yang disebut-sebut akan menormalisasi hubungan dengan Zionis Israel. Dalam aksi tersebut, mereka meneriakkan slogan “Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam, adalah seorang Zionis.”

Para pengunjuk rasa juga mengibarkan bendera Hizbullah dan Lebanon, menegaskan dukungan penuh mereka terhadap kelompok perlawanan Islam tersebut. Aksi kemarahan ini, dipicu oleh rencana negosiasi antara pemerintah Lebanon dan Zionis Israel. Negosiasi tersebut dikabarkan akan berfokus pada upaya melucuti senjata Hizbullah.

Bagi rakyat Lebanon yang pro-perlawanan, ini dianggap sebagai pengkhianatan. Apalagi Israel belum lama ini, membantai ratusan warga Lebanon dan terus-menerus melanggar gencatan senjata. Massa menilai PM Nawaf Salam telah tunduk pada tekanan Zionis.

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayyid Naim Qassem, telah menyerukan agar pemerintah Lebanon berhenti tunduk pada Zionis Israel. Ia mengingatkan bahwa Israel, terus melakukan pelanggaran gencatan senjata.

Hizbullah menegaskan, bahwa melucuti senjata perlawanan bukanlah solusi, justru akan membuka pintu bagi agresi Zionis lebih lanjut.
Hingga berita ini ditayangkan, PM Nawaf Salam belum memberikan respons resmi terkait aksi protes yang semakin membesar ini. Apakah negosiasi dengan Israel akan tetap berlanjut? Publik Lebanon kini terbelah.

Menurut kalian, apakah Lebanon harus melucuti senjata Hizbullah, atau justru mempertahankannya sebagai benteng perlawanan? Tulis pendapatmu di komentar. Jangan lupa follow kami, untuk berita terbaru lainnya. Kunjungi juga sipjos.com, untuk konten menarik hari ini.