Sejarah Pajero Dan Pajero Sport

Turn Off Light
Auto Next

Reviews

0 %

User Score

0 ratings
Rate This

Descriptions:

Sejarah Pajero Dan Pajero Sport, Sejarah dan Perbedaannya – Halo teman-teman penggemar otomotif! Pasti kalian sudah familiar dengan mobil yang satu ini, yaitu Mitsubishi Pajero Sport. Namun, tahukah kalian bahwa Pajero Sport sebenarnya berbeda dengan Mitsubishi Pajero? Mari kita bahas perbedaan dan sejarah keduanya.

Mitsubishi Pajero, Generasi Pertama Hingga Terakhir

Sejarah Mitsubishi Pajero bermula dari rencana Mitsubishi untuk menciptakan mobil pesaing Nissan Patrol dan Toyota Land Cruiser. Pada tahun 1973, Mitsubishi memperkenalkan Pajero sebagai konsep dalam gelaran Tokyo Motor Show. Basisnya adalah Mitsubishi Jeep J series atau Willys versi Jepang, yang merupakan hasil kolaborasi antara Jeep dan Mitsubishi. Selanjutnya, pada tahun 1979, Mitsubishi meluncurkan konsep Pajero yang lebih modern sebelum akhirnya mobil Pajero itu diluncurkan secara resmi pada tahun 1982.

Generasi pertama Mitsubishi Pajero memiliki model 3 pintu dengan wheelbase pendek dan memiliki tiga pilihan mesin yang berbeda, yaitu mesin 2 liter, mesin diesel, dan mesin turbo. Tahun 1983, versi panjang 5 pintu dengan kapasitas tempat duduk yang lebih banyak diperkenalkan. Model unggulan, varian “Exceed,” yang memiliki ciri khas seperti cat dua warna, velg 15 inci, AC belakang, dan kursi suspensi yang dapat disesuaikan, diluncurkan pada tahun 1987.

Generasi kedua Mitsubishi Pajero hadir pada tahun 1991 dengan desain yang lebih modern dan tidak lagi mengusung ciri body yang mengkotak. Model ini digunakan sebagai kendaraan dalam sinetron terkenal Si Doel pada tahun 1990-an, yang membuatnya semakin populer.

Baca Juga:   10 Tanaman Yang Cepat Hasilkan Uang

Pada tahun 1999, Mitsubishi meluncurkan generasi ketiga Pajero dengan desain monokok yang lebih modern seperti sedan. Generasi ini menawarkan berbagai pilihan model, termasuk versi 2 pintu dan versi panjang 4 pintu.

Terakhir, pada tahun 2006, Mitsubishi meluncurkan generasi keempat Pajero, yang menjadi generasi terakhirnya. Pada tahun 2021, produksi Pajero dihentikan karena mengalami penurunan penjualan dan kalah saing dengan SUV ukuran lebih kompak.

Mitsubishi Pajero Sport, SUV Medium yang Sukses

Sementara Pajero bermain di segmen big SUV, Mitsubishi Pajero Sport hadir di segmen medium SUV untuk bersaing dengan Toyota Fortuner. Pajero Sport pertama kali diproduksi di Jepang pada tahun 1996 dan mulai diekspor ke negara lain pada tahun 1997.

Pajero Sport berhasil menarik perhatian pasar, dan untuk memenuhi permintaan yang semakin tinggi, Mitsubishi membuka pabrik perakitan di Thailand pada tahun 2001, di China pada tahun 2003, dan di Brazil pada tahun 2006.

Di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport generasi pertama hadir pada tahun 2009 untuk bersaing dengan Toyota Fortuner yang sudah lebih dulu ada di pasar. Model ini dilengkapi dengan berbagai fitur modern dan mesin diesel 2,5 liter yang menghasilkan tenaga maksimal.

Pada tahun 2016, Mitsubishi merilis generasi ketiga Pajero Sport dengan peningkatan fitur kenyamanan dan tampilan yang lebih dinamis. Keberhasilan Pajero Sport dapat dilihat dari angka penjualan yang tinggi, dengan kontribusi terbesar dari pasar Indonesia.

Baca Juga:   Ciri-Ciri Orang Licik Yang Harus Kita Hindari

Nonton Video dan Berlangganan di Sipjos.com!

Jika kalian ingin melihat lebih banyak informasi dan detail tentang sejarah Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport, serta transformasinya dari generasi ke generasi, jangan lupa untuk menonton video lengkapnya di situs web Sipjos.com!

Selain itu, kami mengundang kalian untuk berlangganan artikel terbaru di Sipjos.com agar tetap mendapatkan informasi menarik seputar dunia otomotif. Jangan ragu untuk berbagi artikel kami dengan teman-teman kalian agar semakin banyak orang yang mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat ini.

Terima kasih telah setia mengikuti informasi dari kami di Sipjos.com! Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel selanjutnya. Salam otomotif! [Tambahkan suara musik latar yang menyenangkan untuk menutup artikel dengan gaya yang menghibur.]